Recent

🙏SELAMAT DATANG DI MI AL-AMIN TABANAN BALI🙏BAGAIMANA KABARNYA✌JAWABANNYA✌SAYA SEHAT, SAYA KUAT, SAYA CERDAS, ALLAHUAKBAR, LUARBIASA, 👍JOSSGANDOSS🙂

Blogger templates

PENDIDIKAN

Structural Weaknesses

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Recent Blog Posts

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Continuous Monitoring

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Entri yang Diunggulkan

JUARA 1 & 2 KSM TINGKAT KABUPATEN TABANAN

 Selamat dan Sukses Atas Prestasi yang diraih dalam ajang kompetisi sains madrasah tingkat Kabupaten Tabanan. Semoga di Tingkat Provinsi Bis...

Blog Archive

Categories

MI AL-AMIN TABANAN

It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using 'Content here, content here'.

Increased & Evolving Threat

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Widening Attack Surface

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Recent Comments

Projects

3/Business/post-list

Senin, 20 September 2021

 TUJUAN

 

1.     Tercapainya peningkatan iman dan takwa segenap Warga MI Al-Amin melalui penerapan                  

         pendidikan agama beserta mata pelajaran lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

2.    Terwujudnya sikap disiplin yang tinggi dlam melaksanakan tugas, berkarakter dan solidaritas  yang 

       tinggi antara warga sekolah melalui pelaksanaan pembelajaran, ekstrakurikuler, dan melalui              

       bimbingan karier.

3.    Terciptanya kemampuan guru yang optimal dalam proses perencanaan pembelajaran.

Jumat, 27 Agustus 2021

 Selamat dan Sukses Atas Prestasi yang diraih dalam ajang kompetisi sains madrasah tingkat Kabupaten Tabanan. Semoga di Tingkat Provinsi Bisa Juara 1 lagi.



Kamis, 17 Juni 2021

 Pak Zuhri (Sebutan Akrab di MI Al-Amin) 


Pak Zuhri Alhamdulillah lolos dan lulus sebagai fasilitator daerah  yang pengumumannya secara online bisa diakses melalui link https://madrasahreform.kemenag.go.id/fasilitatorpkb/ 

Kementerian Agama RI terus berupaya melakukan penguatan peningkatan keprofesionalan guru. Peningkatan kompetensi guru madrasah adalah adanya pembinaan pelatihan dan bimbingan terhadap guru yang memiliki kemampuan untuk menjadi fasilitator dan instruktur.

Tahap seleksi Instruktur Nasional, Provinsi serta Daerah dan Fasilitator Program PKB Guru Madrasah tahun 2021 terdiri dari 3 tahapan, yakni: seleksi administrasi, CBT, dan wawancara secara daring.

Kegiatan Seleksi Instruktur Nasional (IN), Fasilitator Provinsi (Fasprov), dan Fasilitator Daerah (Fasda) ini diselenggarakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI melalui project REP – MEQR. Proses seleksi dibuka untuk provinsi se Indonesia.   

REP – MEQR adalah Realizing Education’s Promise: Support to Indonesian’s Ministry of Religious Affairs for Improved Quality of Education - Madrasah Education Quality Reform. REP – MEQR, yaitu sebuah program investasi SDM yang dikembangkan Kementerian Agama RI yang bersumber pendanaannya melalui Bank Dunia (IBRD Loan No.8992-ID) dari tahun 2020 hingga tahun 2024. (Nurrosyidah Yusuf)



Saat di wawancarai oleh tim IT MI Al-Amin Tabanan. Pak Zuhri mengutarakan keinginan untuk selalu ingin memajukan madrasah dan mewujudkan madrasah yang hebat dan bermartabat. Beliau bercerita awalnya minder karena yang diutamakan yang mempunyai ijazah S2 dan linierits dengan Literasi, Numerasi&Sains, dan rata-rata sudah PNS. Akan tetatapi beliau mencoba bukan berarti coba-coba, akan tetapi dengan kesungguhan ingin berkontribusi penuh untuk memajukan madrasah. Alhamdulillah dengan semangat dan kegigihan bisa lolos dan lulus seleksi Fasilitator daerah. 

Kami dari TIM IT MI Al-Amin mohon do'a restu kepada Bpk/Ibu sekalian mohon sambung do'a agaagar Pak Zuhri selalu diberikan kesehatan bisa terus ikut andil memajukan madrasah. Terimakasih🙏





Senin, 14 Juni 2021

http://bit.ly/FOTOWISUDAANGKATANXX-2021 (Untuk melihat Album silahkan klik link di atas👆) 

SELASA, 15 JULI 2021
Segenap dewan guru MI Al-Amin melaksanakan kegiatan kelulusan siswa secara virtual dengan mengundang beberapa perwakilan wali murid. 
Kegiatan tersebut dapat diakses pada halaman Fb. MI AL-AMIN TABANAN
https://fb.watch/68wnuResON/ 👈Silahkan bisa diklik😊
Susunan kegiatan kelulusan siswa yang pertama menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Hymne Madrasah yg di pimpin oleh Ibu Nyoman Novi Sri Yunita kemudian sambutan Kepala Madrasah Ibu Hj. Siti Aisyah, M.Pd, Ketua Komite Bpk Suryani, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keterangan Kelulusan oleh Bpk. H. Haikal Assomadani, S.Pd.I, dan yang terakhir Do'a sekaligus penutup oleh Bpk. Abdul Aziz, S.Pd.I.

Kegiatan berlangsung secara virtual dan khidmat. 
 Setelah kegiatan Kelulusan selesai dilanjutkan wisuda secara virtual yg di ikuti oleh  53 siswa dan yang berkenan memakai toga sebanyak 36 siswa selebihnya tdk bisa memakai toga dikarenakan sudah banyak siswa yg ke Jawa untuk persiapan di pondok pesantren, namun mereka tetap bisa mengikuti acara tersebut via Fb https://fb.watch/68wnuResON/

Semoga pandemi segera berakhir dan tahun depan bisa normal kembali seperti sediakala🙏







Jumat, 11 Juni 2021

 PENGAMBILAN RAPOR MENGEDEPANKAN PROKES
Suasana pengambilan rapor kenaikan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Juni 2021 mengedepankan PROKES. Sesuai rapat dewan guru pada hari Senin, 07 Juni 2021 pengambilan rapor dilakukan oleh wali murid dengan kegiatan dihalaman sekolah yg dibagi jadwal dua shif, pertama kelas 1-3 shif ke dua kelas 4&5. 

Untuk kegiatan pengambilan rapor saat ini dihimbau wali murid langsung mengambil rapor dan jika ada sesuatu yg ditanyakan yg berkaitan dengan rapor atau hal lainnya bisa menghubungi / konsultasi dengan wali kelas via Whatsapp guna mengurangi mobilitas / kerumunan. 

Alhamdulillah Tahun Pelajaran 2020/2021 telah berakhir, semoga pandemi segera usai dan kegiatan proses belajar mengajar bisa maksimal seperti sediakala🙏🙂

Senin, 31 Mei 2021

 “Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh”


 Sejarah Hari Lahir Pancasila berawal dari kekalahan Jepang pada Perang Asia Timur Raya. Jepang berusaha mendapatkan hati masyarakat dengan menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia dan membentuk sebuah lembaga yang tugasnya untuk mempersiapkan hal tersebut. Jepang setidaknya menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia sambil menunggu situasi membaik. Pada 1 Maret 1945, Kumakichi Harada selaku Jenderal Dai Nippon yang membawahi Jawa, mengumumkan akan dibentuk suatu badan baru dengan nama Dokuritsu Junbi Cosakai. Secara garis besar, BPUPKI dibentuk untuk "menyelidiki hal-hal yang penting sekaligus menyusun rencana mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia," demikian seperti yang termaktub dalam Maklumat Gunseikan (Kepala Pemerintahan Militer merangkap Kepala Staf) Nomor 23. BPUPKI dalam periode kinerjanya, yang hanya beberapa bulan, telah menggelar 2 kali sidang resmi: 29 Mei sampai 1 Juni, dan 10-17 Juli 1945. Ada satu sidang lagi yang dilakukan kendati tidak resmi dan hanya diikuti beberapa anggota pada masa reses, antara 2 Juni hingga 9 Juli 1945. Pada sidang pertamanya tanggal 29 Mei 1945 yang diadakan di Gedung Chuo Sangi In (sekarang Gedung Pancasila), para anggota membahas mengenai tema dasar negara. Sidang berjalan sekitar hampir 5 hari, kemudian pada hari terakhir, tanggal 1 Juni 1945, Sukarno menyampaikan gagasannya terkait dasar negara Indonesia, yang dinamai “Pancasila”. Panca artinya lima, sedangkan sila artinya prinsip atau asas. Hingga sidang usai, belum ada kesepakatan yang dicapai. Ada beda pendapat yang cukup tajam antara kubu nasionalis dan kubu agamis, salah satunya tentang bentuk negara, antara negara kebangsaan atau negara Islam, meskipun hal ini bukanlah persoalan yang baru (Bernhard Dahm, Sukarno dan Perjuangan Kemerdekaan, 1987:232). Maka dibentuklah Panitia Sembilan untuk menemukan jalan tengah dalam perumusan dasar negara. Panitia ini terdiri dari Sukarno, Mohammad Hatta, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Wahid Hasjim, Abdoel Kahar Moezakir, Abikusno Tjokrosoejoso, Haji Agus Salim, dan A.A. Maramis. Setelah melalui pelbagai perdebatan sengit dalam perundingan alot pada sidang Panitia Sembilan tanggal 22 Juni 1945, lahirlah rumusan dasar negara RI yang dikenal sebagai Piagam Jakarta atau Jakarta Charter yang terdiri dari: 
1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya 
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 
3. Persatuan Indonesia 
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Demikianlah sejarah singkat. 
MI Al-Amin mengajak semua komponen masyarakat untuk selalu bersatu padu tanpa membedakan satu sama lain menjunjung tinggi Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh oknum yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa.